Jumat, 15 November 2019

K A R Y A




PUISI DEWI FLORENT GUSMAWATI

Langkah

Entah....
Sudah berapa juta detik aku di sini
Tanpa sekalipun ingin mengindahkanmu
Aku tak tertarik menyapamu

Ya....
Jangankan menyapamu,
melihatmu dari sudut mataku pun
aku tak sudi

Namun....
entah, engkau selalu saja menggodaku
Berbisik di telingaku
Bergemuruh di hatiku,
memenuhi setiap sel saraf ingatanku
Menjebakku pada rindu

Aku bersingut menggeser dudukku,
kembali pada moment seratus juta detik yang lalu
Aku hanya ingin melihat kenyataan tanpa banyak rekayasa
Duduk di pagar pembatas ruangku dan ruangmu
Mendengarkan langkah kakinya, menenuju senja
Sederhana

Girimulyo, 2019


***-------***



PUISI SITI FADLILAH


Nyanyian Pagi

Embun berbisik
Sepoi menelisik lirih
Mossrose pun tak mekar
Hidup tak berdaun

Mawar tak berdahan
Duri tetap kokoh menghujam
Melati menghitam tak berseri
Semerbak hilang seketika

Kering...
Kering...
Kering...
Delima berguguran
Batang tetap kokoh menjulang ke langit
Isak tanpa air mata

Kulon Progo, 10 November 2019


***-------***


PUISI AMBAR SETYAWATI

Bukan Milikku

Dan aku sungguh terpukau. Selalu terpukau.. pada manis lekuk rantingmu yg menggores langit. Dan langit senja keemasan ini membuatku ingin menggenggamnya erat dan tak ingin melepas lagi.

Ingin berlama-lama memanja mata.. Namun jendela ini bukan milikku..Hanya boleh meminjamnya sesaat saja.

Aku harus pergi.
Menikmati jendelaku sendiri, yg tak berhias flamboyan. Tapi itu milikku,  jendela yg bisa kunikmati seumur hidupku.

Samigaluh, 5 November 2019

***-------***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  K A R Y A     AHMAD MALIKI MASHAR     Suluh Penyuluh   Mulut berbisa mengurut luka Menepuk dada tersuruk bangga Berlulur s...